Posted on May 12, 2009
Kehadiran teknologi bernama Internet tidak bisa dipungkiri telah banyak mengubah cara pandang manusia dalam berkomunikasi dan mengakses informasi. Internet sebagai jaringan komputer dunia tidak mengenal batas antar negara. Kita bisa terhubung dengan siapa saja dibelahan dunia lain melalui internet dengan begitu mudahnya. Internet berkembang menyesuaikan dengan perilaku penggunanya. Misalnya pengguna butuh bersosialisasi dan membangun jaringan. Maka lahirlah social media seperti Facebook, Friendster, Myspace dan sebagainya. Masyarakat Internet juga bisa saling berbagi informasi melalui blog, forum, milis, media online dan sebagainya. Inilah yang kemudian dinamakan era Web 2.0.
Mayoritas pengakses Internet adalah orang terpelajar. Semakin banyaknya pengakses inilah yang membuat Internet menjadi pasar yang sangat menjanjikan saat ini. Dan seperti halnya di dunia nyata, perlu ada strategi-strategi agar perusahaan bisa menarik hati konsumen pengguna internet.
Berbagai strategi pemasaran di dunia maya inilah yang sering diungkapkan oleh Online Strategist Nukman Luthfie dalam berbagai seminarnya. Pria lulusan Teknik Nuklir UGM tahun 1990 ini memulai karirnya sebagai wartawan Bisnis Indonesia kemudian menjadi editor senior di majalah SWA Sembada. Banyak wartawan yang alih profesi sebagai Public Relations (PR), begitu halnya juga dengan Nukman Luthfie yang menjadi co-founder PT. Agrakom Para Relatika dan menjabat sebagai direktur. Saat itu, beberapa klien pernah ditanganinya seperti Intel Indonesia, Microsoft Indonesia, Compaq Indonesia, Astra Graphia, hingga Bank HSBC. Karir berikutnya diteruskan masih di group Agrakom yaitu sebagai Marketing and IT Director portal berita Detik.com sampai Desember 2002.

Foto: Nukman Luthfie pada salah satu rangkaian seminarnya yang bertajuk Sharpening Your Online Strategy, Learning from Indonesian Cases, with Nukman Luthfie di Jakarta
Januari 2003, Nukman Luthfie mulai pindah kuadran menjadi entrepreneur dengan mendirikan Virtual Consulting. Bisnis Internetnya terus berkembang dan sekarang selain CEO Virtual Consulting juga menjadi CEO dari Niriah.com, PortalHR.com dan Virus Communications. Portal media cetak terkemuka juga ditangani timnya seperti Selular.co.id, Bisnis.com, dan Swa.co.id. Selain portal Internet, Nukman Luthfie juga aktif mengisi blog korporatnya di Virtual.co.id/blog dan juga di Sudutpandang.com. Pengalaman panjang lebih dari 10 tahun berkecimpung dalam online marketing communications dengan mengelola beberapa brand tersebut membuatnya memiliki “nilai jual” dan setiap materi presentasinya sangat menarik untuk disimak.

Foto: Nukman Luthfie + Founder Wordpress Matt Mullenweg saat live interview di TV-One dalam rangka acara WordCamp di Indonesia
Mengenai keberhasilan online campaign atau online marketing, menurut Nukman Luthfie ada banyak elemen yang ikut menentukan seperti pemahaman terhadap online marketing ecosystem, online behavior, online communication strategy hingga cara seending atau penyebaran campaign. “Namun sampai saat ini, masih banyak marketer ataupun advertiser yang terjebak dalam pola piker tradisional yang menganggap kunci kesuksesan utama sebuah online campaign terkait erat dengan jumlah media placement. Semakin besar budget placement pasti semakin sukses juga online campaign-nya,” ungkapnya.
Walaupun tidak sepenuhnya salah, tapi menurutnya sebelum seeding, hal utama yang menentukan keberhasilan online campaign adalah landing page strategy. Misalnya, bisa berupa microsite sederhana. “Tapi landing page dengan tujuan attract direct sales, berbeda dengan tujuan awareness, begitu juga untuk stage loyalty (CRM). Bahkan, untuk mengumumkan sebuah seminar pun, landing page memiliki strategi khusus: seminar yang diperkenalkan via online dan mengundang user untuk register, bisa gagal total ketika pembuatannya tidak paham strategi landing page seminar,” jelasnya.

Foto: Nukman Luthfie bersama Wimar Witoelar dan Budiputra seusai live di eLife Style MetroTV dengan host Meutya Hafid
Sementara itu bagi para pengusaha yang ingin memperluas penjualan hingga ke luar negeri, Nukman Luthfie memberikan strategi seperti memiliki situs web yang sesuai pasar, memanfaatkan semaksimal mungkin mesin pencari atau situs yang dimiliki search engine friendly dengan menguasai keyword yang tepat. Setelah itu, tidak lupa juga melakukan promosi online dengan bergabung di e-marketplace dunia, bergabung dengan social networking dunia dan beriklan di Google Adwords. Yang tidak kalah penting tentunya adalah pengusaha harus paham seluk beluk ekspor.
Marketing memanfaatkan Internet memang terus berkembang. Anderson Analytic melakukan riset terhadap 600 anggota Marketing Executive Networking Group (MENG) untuk mengindetifikasi “Top Marketing Trends Tahun 2008”. Riset ini menghasilkan bahwa marketing basic menduduki peringkat peringkat pertama dengan persentase sebesar 60 persen, berikutnya Search Engine Optimizations (SEO) menduduki peringkat kedua, tech strategy, viral or word of mouth dan new media juga menduduki peringkat penting. Hal ini menurut Nukman Luthfie menunjukkan bahwa para pemasar di Amerika Serikat paham betul betapa pentingnya Internet sebagai media pemasaran tahun depan. Semoga para marketing di Indonesia juga menyadari pentingnya pemanfaatan internet ini untuk memasarkan produknya.
Well, good luck, Sir… Nice to hear that.. Hope you will be more successful in the...
feed burner sdh dicentang pak
di tunggu artikel kerennya..!
wah sampai ada yang berbentuk surat
tapi yang modusnya seperti ini pasti sudah ada langkah `mempelajari...
Mantaf Bang….
May 12th, 2009 at 8:28 pm
Saya setuju. Melihat trend pengguna internet, bisa jadi 5 tahun ke depan penggunaan internet sudah seperti handphone, satu rumah minimal satu pengguna. Dan ini pasar yang sangat2 besar.
Para marketer memang harus mulai mempersiapkan diri.
Salam sukses
May 13th, 2009 at 9:59 am
internet sepertinya memang menjadi solusi bagi para usahawan muda maupun newbie dalam membangun bisnis. terlebih untuk promosi dan meminimalisir cost.
di tunggu tulisan selanjutnya pak nukman….
May 13th, 2009 at 2:58 pm
Pak luthfi,
ada pertanyaan yang ingin saya sampaikan:
Akhir2 ini saya sering melihat/membaca artikel/iklan tentang profesi pekerjaan di internet untuk mendapatkan uang (misal di http://www.google adsense, http://www.amazon, asianbrain.com, jokosusilo.com) dan bagimana anda melihat ini?terimkasih.
May 15th, 2009 at 1:41 pm
Kalo ngeliat perkembangan internet, berbagai macam model usaha sedang coba beralih ke Online, termasuk juga politik. Namun seperti yang mas nukman bilang penguasaan dan pemahaman insight lokal masih kurang.
May 17th, 2009 at 3:55 am
Perkembangan internet ke depan akan semakin gencar, saya br memulai, mngkin unt teknis ny kurang begitu paham tetapi yg pnting bagi saya bgmn memaksimalkan produk yg sy jual dan terus belajar.
Kita harus fight
thanks
May 26th, 2009 at 11:26 pm
memang tapi banyak newbie yang pengen kaya cepat tanpa mengetahui prosesnya gimana. itu akibat dari iklan-iklan baris yang memberikan impian bawa kaya di internet dengan cepat dan muda.
May 27th, 2009 at 5:34 am
Kalo ngeliat perkembangan internet, berbagai macam model usaha sedang coba beralih ke Online, termasuk juga politik. Namun seperti yang mas nukman bilang penguasaan dan pemahaman insight lokal masih kurang.
June 26th, 2009 at 3:21 am
Betul saya setuju 100%, internet menjadi penemuan yang monumental di abad 21, ngak tahu apa lagi yang akan ditemukan manusia di akhir abad 21
August 25th, 2009 at 8:57 am
Setuju pak… saya sudah membuktikan, saya menggunakan internet sebagai sarana marketing saya… thanks to internet
October 27th, 2009 at 1:10 am
Setuju..!! go online, jangan pernah berhenti untuk belajar.
January 25th, 2010 at 12:35 am
Betul pak.
Perlu kerja keras, pantang mundur supaya hasilnya bisa dinikmati. Ditunggu kehadirannya lagi di Jepara pak…
May 21st, 2010 at 7:11 am
Ya kerja keras dan tunggu hasilnya 3 tahun kemudian