Posted on October 27, 2008
Krisis ekonomi Amerika Serikat yang terjadi Oktober 2008 ini sudah mengimbas ke seluruh dunia. Meski tidak seberat negara lain, Indonesia sudah merasakan imbas badai ekonomi negeri Paman Sam tersebut. Index Bursa Efek Indonesia ikut anjlok. Harga saham berguguran. Eskpor diperkirakan bakal menurun karena daya beli AS, negara kedua terbesar tujuan ekspor Indonesia, melorot drastis. Tidak heran jika Asosiasi Pertekstilan Indonesia sudah menyatakan bahwa target penjualan tahun ini yang sebesar US$ 11 miliar tak akan tercapai. Meski demikian masih ada titik-titik cerah untuk ekspor.
Majalah SWA edisi terbaru, yang hadir dengan sajian utama Export Champion 2008, membuka titik-titik cerah tersebut. Edisi majalah yang terbit 23 Oktober 2008 itu mengungkapkan bagaimana para para jawara ekspor itu, seperti Sinar Antjol, Ungaran Sari Garment menaklukkan pasar global. Saya sendiri diminta majalah SWA untuk menuliskan kolom mengenai bagaimana menembus ekspor via Internet.
Di bawah ini kolom saya di SWA.

Strategi Menembus Pasar Luar Negeri Melalui Internet
Oleh: Nukman Luthfie
INTERNET adalah sebuah jaringan komputer dunia, yang tidak mengenal batas antara negara. Kita bisa terhubung dengan siapa saja di belahan dunia lain melalui Internet dengan begitu mudahnya. Dengan karakter seperti itu, semestinya Internet dapat dimanfaatkan sebagai medium untuk menembus pasar ekspor. Kita bisa menenjual barang ke manca negara tanpa harus melalukan pameran di luar negeri atau bertemu langsung dengan calon buyer secara lansung.
Jika kita berhasil menembus pasar ekspor hanya melalui Internet, maka margin usaha kita akan tinggi, mengingat salah satu biaya terbesar eksportir adalah biaya promosi roadshow di luar negeri.
Bagaimana strateginya? Di bawah ini saya uraikan beberapa strategi mendasar yang wajib dilakukan.
Memiliki Situs Web yang Sesuai Pasar.
Memiliki situs web adalah langkah pertama yang harus dilakukan untuk menembus ekspor via Internet. Melalui situs web inilah calon pembeli mendapatkan informasi selengkap mungkin mengenai siapa kita, barang apa saja yang diproduksi, berapa besar kapasitas produksi, bagaimana kualitas barang, serta informasi pendukung lainnya. Anggaplah ini sebagai catalog produk yang biasanya dicetak oleh para eksportir dan disebarluaskan ke calon-calon buyernya di berbagai Negara. Bedanya, di situs web kita bisa memperbarui produk-produk dengan mudah dan cepat sehingga calon buyer selalu mendapat informasi terbaru.
Tentu saja, situs web bukan hanya pengganti katalog produk. Situs web juga sebuah media komunikasi yang interaktif dengan calon pembeli. Oleh karena itu, situs web harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk berkomunikasi langsung, baik dalam bentuk email maupun chat.
Kecuali itu, karakter situs harus disesuaikan dengan karakter pasar. Jika ingin lebih mudah menembus pasar Eropa misalnya, desain situs web sebaiknya sederhana, klasik, tanpa animasi aneh-aneh, karena memang seperti itulah kebanyakan karakter desain Eropa. Sebaliknya, jika ingin menembus Amerika Serikat, karakter desain yang modern kreatif akan mempermudah orang Amerika untuk tertarik membuka situs web kita.
Untuk bahasa, apa boleh buat, bahasa Inggris adalah sebuah keharusan. Namun jika ingin lebih efektif lagi menembus Eropa, buat beberapa versi bahasa untuk negara-negara yang lebih nyaman dengan bahasa ibunya, misalnya Perancis dan Spanyol.
Search Engine Friendly
Pengguna Internet memiliki perilaku khusus dalam hal mencari informasi produk. Mereka tidak terlalu suka langsung masuk ke situs web sebuah perusahaan dan mencari informasi produknya di sana. Mereka lebih senang mencarinya melalui search engine seperti Google, Yahoo!, MSN Live dan lainnya. Statistik dari berbagai lembaga riset menunjukkan, sekitar 68% pengguna Internet mencari informasi produk melalui mesin pencarian.
Oleh karena itu, wajib hukumnya memiliki situs web yang search engine friendly. Situs yang memenuhi standar ini akan mudah dan cepat diindeks oleh berbagai search engine utama, seperti Google, Yahoo! dan MSN Live. Banyak perusahaan yang seringkali abai dengan hal-hal semacam ini. Perhatian mereka lebih terfokus pada tampilan – indah tidaknya – sebuah situs. Padahal, search engine friendly ini justru memiliki nilai startegis agar mudah dicari pengguna Internet.
Menguasai Keyword yang Tepat
Jika kita berjualan furniture, maka kita harus melakukan audit, apakah ketika pengguna Internet mengetik keyword atau kata-kata kunci yang berkaitan dengan furniture itu, situs kita berada di halaman hasil pencarian yang strategis? Tidak harus no nomor satu hasil pencarian. Berada di halaman satu hasil pencarian sudah cukup bagus. Bagaimana pun, pengguna Internet masih rela membaca hasil pencarian sampai halaman ke lima.
Meski demikian, penguasaan kata kunci pun perlu strategi khusus. Saya sering bertemu dengan pemilik situs yang bangga bahwa kata kunci nama domiannya menduduki nomor satu hasil pencarian di search engine. Sebenarnya itu hal yang biasa saja. Yang justru harus diriset dengan serius adalah, kata kunci apa yang diketik oleh calon buyer kita berkaitan dengan produk yang kita tawarkan. Ketika kita menjual handphone misalnya, akankah menggunakan kata kunci handphone, mobile phone, atau cell phone? Memahami istilah-istilah yang berkaitan dengan produk yang kita jual ke negara-negara tertentu amat strategis dalam menembus ekspor.
Promosi Online
Meski calon buyer akan datang dengan sendirinya jika situs kita search engine friendly dan menguasai keyword yang tepat, tetap saja sebuah web yang berorientasi penjualan harus dipromosikan dengan serius untuk mendapatkan pengunjung berkualitas. Sedikitnya ada tiga hal yang penting dilakukan.
Pertama, bergabung dengan e-marketplace dunia, seperti Alibaba.com, Globalsources.com dan eBay.com serta emarket place vertical yang sesuai dengan produk yang kita jual. Di tempat maya itulah para buyer dan seller seluruh dunia bertemu. Memang di sana persaingan amat ketat, banyak penjual produk yang sama dari negara lain atau bahkan dari sesama perusahaan Indonesia. Namun dari situlah kita akan mudah ditemukan oleh calon pembeli yang serius.
Kedua, bergabung dengan social networking dunia. Karena yang bergabung di social networking itu manusia, maka sebaiknya eksekutif perusahaan, bukan perusahaanya, yang bergabung ke socian networking itu. Jika ingin menembus pasar luar negeri, maka salah satu yang saya rekomendasikan adalah Linkedin.com. Inilah jaringan social dunia maya para eksekutif dan pebisnis dunia. Masuklah ke sana, bergabunglah dengan kelompok-kelompok orang yang diasumsikan membutuhkan produk kita.
Ketiga, promosi melalui Google Adwords, yang amat bermanfaat ketika kita tidak mampu menguasai keyword-keyword tertentu.
Paham Seluk Beluk Ekspor
Ini langkah strategis yang harus disiapkan jauh-jauh hari. Percuma saja kita mendapatkan banyak potential buyer jika kita pada akhirnya tidak bisa mengirim barangnya ke negara tujuan karena tidak paham prosedur ekspor. Hal lain yang harus jadi perhatian adalah soal pembayaran. Kita harus paham betul soal LC dan prosedur pembayaran gara jangan sampai kita tertipu. Selalu ada saja peluang kita ditipu oleh buyer yang mau menerima barang tapi enggan membayar. Apalagi di dunia Internet, di mana kita tidak pernah bertemu dengan buyer kita.
Oleh karena itu, lengkapilah diri dengan ilmu ekspor impor.
Selamat menembus pasar luar negeri melalui dunia maya!
Penulis adalah CEO Virtual Consulting, www.virtual.co.id, perusahaan konsultan strategi Internet.
Seperti dimuat di majalah SWA no 22/XXIV/23 Oktober- 2 November 2008
Well, good luck, Sir… Nice to hear that.. Hope you will be more successful in the...
feed burner sdh dicentang pak
di tunggu artikel kerennya..!
wah sampai ada yang berbentuk surat
tapi yang modusnya seperti ini pasti sudah ada langkah `mempelajari...
Mantaf Bang….
October 27th, 2008 at 8:16 am
Artikel yang sangat bagus Pak,
Semoga akan muncul eksportir baru Indonesia…
Indonesia, kita BISA
October 27th, 2008 at 9:25 am
betul sekali pak, lewat internet memang bisa menembus ruang dan waktu, dan merupakan sarana promosi yang cukup murah dan terbukti efektif
October 27th, 2008 at 11:06 am
Internet sekarang ini memang jembatan buat transaksi tanpa batas, dan memang banyak pemain-pemain nakal di luar sana yang hanya ingin menipu.
Paling nyaman bertransaksi menggunakan pihak ketiga, seperti menggunakan escrow atau semacamnya.
October 27th, 2008 at 12:14 pm
kalau target pasarnya eropa dan Amerika, apa perlu dibuat dua versi web yg berbeda, pak nukman?
October 27th, 2008 at 2:42 pm
Berdasar pengalaman saya memiliki online store untuk pasar international; maka ada sejumlah tambahan tips yang mungkin berguna:
1. Agresif memasang iklan di Google Adwords. Cara ini menurut pengalaman saya cukup efektif.
2. Promosi secara “elegan” dan “berwibawa” melalui milis-milis yang isinya relevan dengan produk yang kita jual. Berwibawa artinya, kita juga ndak asal ngecap, namun memberikan “intellectual insight” mengenai dunia/produk yang kita geluti. Cara ini saya lihat sangat efektif, karena membangun kredibilitas kita di mata anggota milis global.
3. Isilah website kita dengan sebanyak mungkin tulisan yang relevan dengan produk yang kita jual. Artikel yang google-friendly, bermanfaat bagi readers, akan membuat website kita dikunjungi para loyal readers.
October 27th, 2008 at 5:36 pm
Sekalian pak, tolong ditunjukkan website-2 lokal yang dianggap sukses menembus pasar dunia, utk dijadikan contoh, tks.
October 28th, 2008 at 10:29 am
pas bener dapet update RSS sambil pegang majalah SWA langganan kantor
Btw saya setuju keyword memegang peranan penting untuk menghadirkan traffik yang signifikan. Setelah itu tentunya informasi yang spesifik dan mendalam dari produk yang kita tawarkan. Dari situ diharapkan terbentuknya loyalitas pengunjung untuk kemudian memberikan efek berupa naiknya omset dari barang dagangan kita.
October 28th, 2008 at 12:00 pm
Promo di situs luar negeri kayak Adwords atau iklan sejenis merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan biar bisa menembus pasar internasional.
Eh Pak Luthfie maen twitter juga ya hehe
October 28th, 2008 at 6:39 pm
betul pak, tapi bisnis itu harus lurus en jujur kayak warren buffet itu loh orgnya sederhana tapi plg kaya no 2 di dunia, prinsipnya jujur dadi mujur, apalagi di internet banyak orang tipu2 nembak keyword hehe
October 28th, 2008 at 9:17 pm
Satu lagi kalau boleh menambahkan sedikit selain hal yang sudah di tulis pak Nukman, tentu kita juga harus memiliki mental tangguh “Never Give Up” untuk bisa bersaing dengan para pebisnis di luar negeri. Dan yang lebih penting lagi kualitas produk yang ingin kita tawarkan.
salam…
October 29th, 2008 at 3:55 am
Alternatif lain mungkin bisa mulai mendaftar sebagai merchant (bukan affiliates) di Affiliate Network semacam cj.com atau linkshare.
Hal ini sudah mulai dilakukan oleh beberapa perusahaan Thailand. Memang deposit awal tidak terlalu murah sekitar 3000 US$
tapi biaya iklan akan sedikit lebih irit karena kita hanya membayarkan komisi ke affiliates ketika terjadi pembelian bukan ketika terjadi klik seperti adwords
Good Artikel pak Nukman.
October 29th, 2008 at 11:11 am
Artikel yang sangat bagus, dan saya sangat mendukung sekali.
Menurut pengalaman saya, mesti banyak menyeleksi para calon buyer, apakah bener2 buyer atau buyer penipu.
Cuman satu saran saya, “Harus bangga pada produk sendiri”
October 29th, 2008 at 3:28 pm
artikel yang bagus pak…
saya sudah punya buyer di negara tetangga, yup padahal lewat blog aja..
semoga dengan tips dari bapak bisa menambah jumlah buyer dari luar ya pak…
October 31st, 2008 at 7:32 am
setuju semua point diatas,
nambah buat point 5 paham seluk beluk exim,
ndak cuma lc yang bisa buat pembayaran operator seperti paypal, ccnow bisa juga dipake asal buat transaksi kecil2an dibawah 2000 an usd,
selin juga mesti tahu cara pengirman baik fcl or lcl, baik door to port or port to port ato bahkan door to door,
yang lebih penting lgi adalah verifikasi atas legalitas usaha, perlu diingat banyak sekali scammer yang ada di net sekarang.
October 31st, 2008 at 2:17 pm
Bagaimana caranya agar website kami bisa tembus mancanegara ?
http://www.duaberita.com
Akmal B.Y
November 2nd, 2008 at 1:22 pm
Setuju,pakde nukman
Memang di sebuah website yang aktif terdapat
Organisasi yang hebat. Untuk pengusaha eksportir ataupun yang mau ekspor
Dan udah punya website, silakan daftarkan webnya di
Direktori kami. http://www.export-import-indonesia.com
November 3rd, 2008 at 10:55 pm
Pak… terus bagaimana misalnya kalo kita sudah punya website yg jelas, promosi bagus, search engine friendly… eh, begitu dapet inquiry via email… si tamu malah byk yg compare2 ama negara cina sana… masalah harga jg ni pak… mana semua bahan baku naik2 mulu…
Advicenya Pak…
November 6th, 2008 at 4:03 pm
Artikel yang sangat bagus dan sangat membantu dan mencerahkan saya, Pak Nukman.
Terima kasih
November 6th, 2008 at 4:52 pm
SEO merupakan salah satu strategi yang tepat agar website kita dikenal di luar negeri. Sehingga produk dalam negeri mampu menembus dunia internasional.
Tapi, sebelum itu dilakukan, produk/jasa kita harus betul-betul berkualitas, dan dimanage dengan tepat. Agar buyer luar tidak kecewa.
Saya bersyukur, di tengah krisis ekonomi dunia, perusahaan kami mampu menembus Australia, Eropa, Amerika Serikat dan menyusul Jepang. Meskipun belum menggunakan SEO, tetapi ESQ. Apa itu? Simak beritanya di http://esq165blog.wordpress.com/2008/10/20/sebarkan-spiritualitas-di-tengah-krisis-ekonomi/ dan http://esq165blog.wordpress.com/2008/10/27/bangun-spiritualitas-di-negeri-samurai/
November 7th, 2008 at 11:51 am
Dunia maya memang agak berbeda dgn dunia nyata, didunia maya perlu marketing secara online yg matang dan offline yang mendukung
November 9th, 2008 at 8:54 pm
saya juga berencana go international…
buat product ebook atau video tutorial untuk pasar luar negeri, biar kita gak jadi konsumen melulu bisanya beli terus
Terima Kasih atas artikelnya.
November 11th, 2008 at 1:52 pm
memang dunia internet sangat membantu untuk menjangkau dunia luar, dan sarana promosi yang murah 24jam sehari 7 hari seminggu yang nonstop.
dan banyak tempat belajar untuk menembus pasar luar negeri kok..
November 13th, 2008 at 10:09 am
Tapi tetap masih sulit, metode pembayaran online yang kadang jadi kendala..
Untung paypal udah bisa, jadi ada alternatif pembayaran online
November 13th, 2008 at 8:06 pm
ada baiknya juga meng-gandeng para Blogger yang ngerti SEO untuk sarana marketingnya
November 15th, 2008 at 12:38 pm
Sekedar tambahan, agak teknis.
Untuk masalah kata kunci.
Misalnya, kata kunci yang ingin kita pegang adalah auto insurance. Jika dilihat hasil pencarian banyak sekali, orang yang mencari dengan kata kunci ini pun dalam sebulan mencapai 20 juta lebih. Jika website baru lahir, jangan bidik kata kunci “tingkat” satu seperti ini. Bidiklah kata kunci “tingkat” dua terlebih dahulu misalnya auto insurance info, dan seterusnya. Amati terus pengunjung (melalui web statistik) yang mampir ke website, melalui mesin pencari, dengan kata kunci apa saja. Optimalkan di dalam isi website.
Ini hanya tahapan Attract dari siklus hidup bisnis online yang selalu dikatakan Pak Nukman, sisanya: Engage, Retain, Learn, Relate harus dilakukan.
November 20th, 2008 at 11:15 pm
Artikel dan comment-comment yg menambah wawasan
Indonesia perlu dipenuhi oleh para Internet Marketer dr negeri sendiri
November 21st, 2008 at 11:31 pm
Cuman jangan sampai cuma sekedar mengekor dari website2 luar negeri. Saya rasa orang Indonesia cukup kreatif untuk membuat gebrakan baru di dunia Internet. Begitu banyak internet expert, harus bisa!
November 23rd, 2008 at 1:51 am
Memang mas Nukman ini bener2 jago ndobos. Ngocolnya juga bikin betah ndengerin dobosannya.
Aku dapet banyak ilmu dari dobosan2 panjenengan mas.
Semoga tetep jadi anak yang baik, ganteng dan tidak sombong. Amin.
Salam
November 23rd, 2008 at 8:41 am
[...] Untuk acara sesi yang di pandu oleh pak nukman mengenai blog sebagai sarana mencari penghasilan, menarik, lucu. tapi kok kurang pas dengan tema. [...]
November 23rd, 2008 at 2:57 pm
Pak Nukman, sayang sekali sy tidak hadir di pesta blogger kemarin!
please sarannya - apakah bila kita memiliki beberapa bidang usaha, apakah efektif bila kita tampung di satu web, ataukah membuat beberapa web dengan materi terfokus di tiap bidang?
thank you, Pak
http://www.noviantiiskandar.blogspot.com
November 24th, 2008 at 8:25 am
Sepakat ..
Kalo pas ngajar/ngisi acara seminar lucu dan berbobot. Kpn ya bisa menghadiri acara pak de Nukman lg..
November 27th, 2008 at 2:11 pm
udah langganan tulisan bagus disini…

thanks info pak nukman
November 27th, 2008 at 4:07 pm
Makasi artikelnya ya Pak Nukman….
Moga bermanfaat
November 28th, 2008 at 2:42 am
[...] article), kebetulan pembicara yang sedang on the speaker adalah Pak Nukman Luthfie, seorang pakar internet marketing strategy. Beliau membahas tentang dahsyatnya efek Plurk, Komunitas Tangan di Atas, Facebook dan memberikan [...]
November 28th, 2008 at 1:17 pm
Artikel yang sangat menarik dan mencerahkan. Semoga para wirausahawan kita dapat menembus pasar global dengan strategi yang telah dipaparkan Pak Nukman.
November 28th, 2008 at 4:04 pm
Bakalan sering berkunjung disini nih … dapet ilmu gratis
thanks Pak Nukman Luthfie … salam kenal
November 29th, 2008 at 10:53 am
Benar-benar menantang para usahawan indonesia.
November 30th, 2008 at 12:48 am
benar sekali, web site adalah media efektif untuk promosi.banyak ukm-ukm di bandung yang sudah memasarkan produknya sampai ke luar negeri.
perkenalan nama saya Aryo, kebetulan saya buka usaha pembuatan website bisnis online. alamatnya http://www.BandungWeb.Com
ternyata blog ini isinya sarat manfaat, saya pasti akan selalu mengikuti updatenya
November 30th, 2008 at 8:23 pm
mas nukman luthfie, saran saya artikel2 dalam web ini dikemas dalam bentuk ebook. web ini sangat kaya manfaat. pasti banyak peminatnya
November 30th, 2008 at 8:25 pm
blog sy sejak di buat ga pernah di colek2..pertama buat aja di reg ke google..
tapi alhamdulillah, masuk page 1 untuk keyword biro jasa..sesuai dengan bisnis sy..bisa di jelaskan pak nukman…
December 1st, 2008 at 11:48 am
Yth. Pak Nukman
Tips dalam tulisan bapak aplikatif. Saya pertama tahu bapak dari Radio Delta FM. Saya mulai belajar penjualan on-line. Tapi masih ingat saran bapak di Delta, tips pertama adalah punya website. Saya sudah punya tapi kok nggak ada respon. Kapan-kapan bapak boleh kunjungi situs saya, dan sekaligus minta sarannya. Saya merencanakan jualan produk herbal dan e-book. Terima kasih.
December 2nd, 2008 at 12:48 am
musim krismon spt skrg ini….internet marketing lah salah satu solusi u/ memulai menjadi pengusaha
December 5th, 2008 at 9:42 pm
Alhamdulillah,saya berkesempatan mengikuti seminar oleh mas Nukman Lutfi, segar…kocak..dan inspiratif..membuat kita melek internet….sukses buat mas Nukman
December 6th, 2008 at 5:06 pm
Pak saya punya 3 buyer dari afrika dgn sistem kontrak min 1 th. Rencana saya mau ekspor makanan. Saya bingung, sebaiknya pengurusan izin saya serahkan ke forwarding atau saya urus sendiri? Karena saya harus membagi waktu dengan kuliah saya. Mohon saran anda pak. Thank
December 6th, 2008 at 10:29 pm
P Nukman tulisan nya sangat menarik dan bermanfaat. Salam persahabatan dari kami DokterPIM.com
Kami memang lagi develop beberapa company untuk go export baik itu CPO, Food Packaging, and Software for Elimininate Cost Communication. Info ttg Linkedin (dalam artikel), cj.com dan linkshare.com (dari komentar) adalah info baru tq
Kebetulan yang lain2nya telah diterapkan dan moga2 2009 bisa kirim kontainer ke LN. Salam online and sukses selalu
Bravo pebisnis Indonesia Go Online right now
December 14th, 2008 at 9:44 pm
Artikel menarik lainnya dari pak Nukman…
Mengenai pemilihan keyword, memang penting untuk memilih keyword yang bisa dijangkau sehingga masuk dalam halaman2 awal hasil pencarian. Kalau kita menjual furniture, misalnya, tentu tidak realistis bila ingin membidik keyword ‘furniture’, karena ada 250 juta lebih halaman yang membicarakan ‘furniture’ (kebetulan yg no.1 adalah furniture.com, situs sangat kuat utk disaingi). Akan lebih realistis bila membidik ‘teakwood furniture’, misalnya, yang hanya memiliki 500 ribu halaman pesaing, atau ‘longtail keyword’ lainnya yang relevan.
Masalahnya adalah, tidak semua keyword lainnya itu memiliki search volume yang layak. Bisa jadi hanya 1-2 orang yang mencari dengan keyword itu di seluruh dunia dalam sebulan!. Sesuai contoh di atas, ‘teakwood furniture’ menurut wordtracker dalam sebulan kurang lebih hanya dicari 4 kali. Tidak cukup ‘worth it’ utk digarap bila menimbang tk persaingannya (ada 500 ribu lebih).
Jadi, selain melihat search volume, kita juga perlu mempertimbangkan tingkat persaingan sebelum melancarkan ‘perang’ melalui SEO.
December 17th, 2008 at 6:26 pm
Setuju pak.
Internet marketing saya rasa adalah salah satu solusi ‘lebih mudah’ untuk dapat menembus pasar LN. Kami sudah membuktikan, dalam selang waktu beberapa bulan sudah bisa mengirim produk kesehatan kami ke LN.
December 19th, 2008 at 1:07 pm
@ hendro SEO rasanya hal yang peting namun sih pengalaman SEO udah ndak paling utama, kalo mau jualan/export ada baiknya masuk jadi member berbayar pada marketpalce yang udah mendunia, yang terutama muncul or ngiklan juga di search E, utama, banyak kontak bagus dari sini,
mohon maaf saya ndak bisa rekomen Mplacenya dikira promosi.
salam buat pak nukman, thank buat bandwitnya
December 20th, 2008 at 12:29 am
nice artikel bos! sayang ga ngerti ilmu export import!he
December 20th, 2008 at 2:15 pm
Memang pemilihan keyword yang tepat mampu menembus halaman pertama SERP. Tetapi hal itu memang membutuhkan waktu dan pikiran secara menyeluruh.
Kalo ane lebih senang berbisnis Google Adsense dengan menembak keyword yang niche.
Tetapi artikel ente tentang ekspor impor mampu membuka pikiran ane untuk mendalami lagi bisnis internet.
December 21st, 2008 at 10:49 pm
ayo dong pak nukman nulis lagi.. tak tunggu updatenya yg keren keren..
December 23rd, 2008 at 11:43 am
Mungkin sedikit ide bagaimana bila membuat website toko online indonesia untuk para penjual dari indonesia.
Jadi setiap penjual bisa membuat toko online dalam website toko online indonesia tersebut untuk menjual produk ke luar negeri dengan memanfaatkan sistem dari website tersebut.
Dan pengelola website toko online indonesia tersebut mendapatkan penghasilan dari biaya member atau biaya penampilan produk yang dijual.
Dan manfaat dari pengguna (penjual), bisa memanfaatkan sistem yang sudah jadi dari website tersebut.
David
December 29th, 2008 at 7:17 am
pemaparan yg sangat menarik pak nukman..pengen rasanya menjadi eksportir indonesia..hehehe
January 2nd, 2009 at 2:10 pm
lah.. kok lama nggak upadate pak? sibuk berlibur ya?…..
January 2nd, 2009 at 2:20 pm
salam tda
mau export tapi report, dulu sewaktu masih jualan herbal, waduh susahnya nyari HACCP..sekarang gak lagi, berkat tidak export, he he
January 3rd, 2009 at 2:47 pm
Assalamu’alaikum Pak Nukman
Pemaparan yg sangat keren. Kami kangen kedatangan pak Nukman di Bali lagi. Semoga kita bisa mengundang bapak dalam waktu dekat ini untuk memberi pencerahan dalam menghadapi krisis ekonomi global di dunia pariwisata.
Wassalam
January 6th, 2009 at 10:08 am
Salam TDA
Suatu tulisan yang sangat baik dari Pak Nukman. Mungkin bisa saya sedikit tambahkan adalah satu keunggulan bisnis melalui internet untuk menembus pasar global adalah sistem promosi 24/7 selama 365 hari nonstop, jadi dengan adanya website sama saja kita promosi dengan membuka toko kita nonstop, setiap saat orang diseluruh penjuru dunia dengan mudah melihat produk yang kita tawarkan.
Dan juga sama seperti kita mengikuti suatu EXPO ke seluruh dunia sepanjang waktu dengan pengunjung yang mencpai ratusan ribu perhari tapi dengan biaya yang relatif murah dengan menggunakan portal internet seperti http://www.alibaba.com.
Dan sedikit informasi, saat ini untuk Alibaba.com sudah masuk ke Indonesia untuk mempermudah para pengusaha di Indonesia mendapatkan pembeli dari luar negeri.
January 9th, 2009 at 4:11 pm
Thanks atas tipsnya
February 10th, 2009 at 1:30 am
mantap pak blognya, internet market is awesome …
February 24th, 2009 at 10:23 pm
Terima Kasih banyak atas Tipsnya.
Belajar Internet Market sudah dapat pak,
Belajar Seluk beluk Ekspor dimana yah ?
ada yang online gini gak ?
Thanks, atas berbaginya.
February 28th, 2009 at 11:38 pm
Internet is the best………….
jayalah INDONESIA
March 6th, 2009 at 4:30 pm
Setuju Pak Nukman..
Sangat setuju dengan tulisan Bapak.
Banyak teman teman kita di komunitas pengusaha Tangandiatas.com TDA sudah meng export ke semua negara.
Salam FUUNTastics from TDA members
March 22nd, 2009 at 3:12 pm
dh,
Pak saya ingin menanyakan caranya proses jual beli antar pulau (dalam negeri) syaratnya apa aja ? (ijin-ijin dsb)
Terima kasih.
Wongso
April 1st, 2009 at 5:49 pm
Saya sanagat setuju pak nukman, semua UKM diera ini wajib online sehingga tidak harus menjadi tanggaung jawab pemerintah melulu.
UKM Harus Mandiri dengan Online Marketing.
Thanks.
Ratna
April 14th, 2009 at 9:47 am
Nice artikel pak…thx a lot..sangat berguna buat saya yang baru mulai belajar berbisnis online..keep writing and sharing ya pak..! salam TDA….
May 3rd, 2009 at 12:45 pm
artikel nya penuh inspirasi…Thanks Pak Nukman !
June 3rd, 2009 at 2:53 pm
Saya malah ingin memulainya…
masi nyari en nyoba2..hehehe
biar terbiasa
July 30th, 2009 at 1:03 am
Situs yang memenuhi standar ini akan mudah dan cepat diindeks oleh berbagai search engine utama, seperti Google, Yahoo! dan MSN Live. Banyak perusahaan yang seringkali abai dengan hal-hal semacam ini. Perhatian mereka lebih terfokus pada tampilan – indah tidaknya – sebuah situs. Padahal, search engine friendly ini justru memiliki nilai startegis agar mudah dicari pengguna Internet.
September 16th, 2009 at 9:13 am
tidak mudah pak
infrastruktur pos indonesia lemah sekali
untuk retail di ebay saya berusaha menjual aloe vera ekstrak harga 5usd mengirimnya harus 30usd ongkosnya, bagaimana bisa bisnis seperti ini?? anehnya orang us bisa mengirim dengan usps nya dengan ongkos 5usd ke indonesia.
memang kadang2 tidak ada dukungan pemerintah juga untuk berkembang dan bersaing global
October 6th, 2009 at 6:46 pm
Website baru kami membutuhkan artikel artikel seperti ini terima kasih mohon ijin untuk bookmark.
Terimakasih Artikelnya sangat membantu saya