home
Entrepreneurship, Review

Kantor Kecil atau Besar, Kenyamanan dan Efisiensi Tetap Penting

Posted on April 27, 2008

commentsComment: 28 Comments

Ketika memulai bisnis sendiri lima tahun lalu, saya mendapat gudang seluas 40 m2 di lantai tujuh sebuah gedung di kawasan segitiga emas Jakarta. Dengan investasi lumayan besar bagi orang yang baru pindah kuadran pengusaha, sepetak gudang itu saya sewa dan sulap menjadi kantor pertama Virtual Consulting. Dua tahun kemudian, seiring dengan perkembangan usaha, karyawan tambah banyak, kami pindah ke ruangan di sebelahnya, yang 2,5 kali lebih luas. Tepat pada usia ke lima usaha (awal 2008 ini), kami memutuskan untuk pindah ke kantor yang lebih besar lagi. Maklum, jumlah karyawan membengkak menjadi 35 orang. Jelas ruang sekecil itu jauh dari memadai.

Memilih dan menata kantor memang salah satu tantangan dunia usaha. Saya bersyukur, ketika memulai usaha, langsung berjodoh dengan Gedung Cyber di Kuningan Barat, Jakarta. Waktu itu, karena masih sendiri, 40 m2 masih terasa mewah. Namun dalam sekejap saya harus merekrut 10-an orang, mulai dari web consultant, web designer, web programmer, dan tentu saja sekretaris, karena proyek konsultasi dan strategi web berdatangan. Maka kantor itu pun menjadi sesak, penuh dengan meja kursi, komputer desktop dengan monitor jenis CRT, printer, fax, scanner dan server. Buat saya, sesak seperti itu indah, karena itulah tanda kemajuan bisnis. Namun buat karyawan, bisa saja menyebalkan karena kenyamanan kerja berkurang.

Maka, hijrahlah kami ke ruangan yang lebih besar, sekitar 100 m2. Kebetulan ada ruangan di sebelah kami yang kosong karena penyewanya pindah ke tempat lain. Meski awalnya lega bagi kami, saya sudah antisipasi jika suatu saat penuh. Misalnya saja, sebagian besar karyawan menggunakan layar monitor jenis LCD yang tipis, untuk mengurangi kesan sesak. Dalam setahun saja ruangan jadi penuh, karena bisnis memang membaik dan karyawan bertambah. Karena mencoba irit ruang, bebarapa layout kursi terasa seperti tatanan di warnet: sempit, berdesakan. Ruang yang tadinya nyaman, mulai terasa kurang mengasyikkan.

kantor Virtual Consulting di Cyber

foto: kantor lama Virtual Consulting di Cyber Building, Kuningan, Jakarta

Alhamdulillah, Maret lalu kami pindah ke kantor baru di Gedung Kindo, Jl Raya Duren Tiga, Jakarta. Tidak jauh dari kantor sebelumnya. Kantor baru ini jauh lebih luas, sekitar 320 m2. Berarti 3x lipat lebih luas dari sebelumnya. Saya sadar betul, suatu saat ruangan ini pun penuh, dan kembali lagi menghadapi kenyataan: kenyamanan terganggu. Maka, jauh-jauh hari saya mengambil langkah untuk mengurangi risiko itu.

Pertama, penerapan wireless network.

Ya, meski semua komputer saling tersambung dalam sebuah jaringan komputer, namun tidak ada satupun yang menggunakan kabel. Semuanya nirkabel. Investasi kami memang lumayan mahal karena sebagian besar PC desktop kami belum wireless, jadi mesti ditambahi wireless LAN.

kantor Virtual Consulting di DurenTiga

foto: kantor baru Virtual Consulting di Duren Tiga, Jakarta

Kedua, menggunakan laptop ketimbang PC desktop.

Kini, setiap ada karyawan baru, saya lebih senang menyediakan laptop ketimbang PC desktop. Dengan laptop, meja jadi kelihatan lebih lega. Memang masih banyak yang menggunakan desktop PC, namun secara bertahap akan tergusur oleh laptop.

Ketiga, mengefisienkan alat pendukung kantor.

Ada beberapa alat pendukung kantor yang amat vital bagi bisnis kami. Yakni Server koneksi Internet, server jaringan, printer, scanner, fax dan telpon.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Internet Consulting, Online Marketing Communications, dan Customer Relationship Management (CRM), kami memang amat dekat dengan dunia IT. Maka, kami pun amat akrab dengan pemanfaatan IT untuk pekerjaan kantor, antara lain menggunakan fax server, sehingga tidak harus membeli mesin fax khusus yang menghabiskan tinta, karena semua fax masuk disimpan dalam bentuk digital. Telpon pun sudah menggunakan PABX.

HP LaserJet M1522nf MFPNah, sepekan lalu saya mendapat kiriman dari HP Indonesia untuk diujicoba. Yakni HP LaserJet M1522nf MFP, sebuah alat multifungsi yang bisa digunakan sebagai printer, fax dan scan.

Hanya dengan melihat sosok HP LaserJet M1522nf MFP saja, saya sudah senang. Bagaimana pun, menyatukan tiga fungsi dalam satu alat adalah terobosan cerdas untuk efisiensi ruangan.

Memang, saya lebih senang kalau fungsi fax masih dijalankan di server fax. Lebih irit. Namun, meng-install dan mengelola server fax tidak mudah. Paling tidak, untuk meng-install-nya butuh orang IT. Apalagi, jika kita ingin mengirim fax dari sebuah dokumen cetak, kita harus men-scan dokumen tersebut bila ingin mengirimnya melalui fax server.

Nila sedang mencoba HP LaserJet M1522nf MFP

foto: Nila, sekretaris kami, sedang mencoba HP LaserJet M1522nf MFP

Mungkin untuk perusahaan yang dukungan tim IT nya kurang, HP LaserJet M1522nf MFP merupakan pilihan yang tepat untuk efisiensi ruangan dan meningkatkan kenyamanan kerja. Apalagi, selain tidak menyita ruangan, alat ini mudah digunakan. Jika bisa menggunakan fax, printer dan scanner, sudah pasti Anda juga bisa memanfaatkan alat ini dengan mudah. Bahkan, ternyata, setelah saya buka-buka manualnya, fungsi fax di mesin ini juga bisa diset seperti fax server: setiap fax masuk bisa disimpan dalam bentuk digital sehingga dapat diakses dari komputer manapun di jaringgan.

Bagaimanapun juga, kantor adalah tempat kerja. Produktivitas akan tinggi jika tempat kerja tersebut nyaman. Maka, setiap kehadiran alat-alat kantor yang mendukung hal ini akan disambut antusias.

Bookmark and Share

28 Responses to “Kantor Kecil atau Besar, Kenyamanan dan Efisiensi Tetap Penting”

  1. Besar atau kecilnya ukuran kantor ternyata tidak memiliki arti ketika ini berkaitan dengan luas atau sempitnya tempat bekerja.

    Memang, ketika kantor dengan ukuran beratus meter persegi, namun orang yang didalamnya merasa sempit tentu akan mengganggu kinerja. Secara psikologis terasa pikiran yang ada di otak menjadi susah untuk terbang bebas.

    Betul begitu pak? :)

  2. Kantor kecil, proyek besar..
    Proyek besar, perusahaan tambah besar..

    Dan yang jelas pemasukan tambah besar.. ;)

    Selamat untuk kantor barunya.. Ditunggu gebrakan barunya Pak..

  3. maret lalu, kami juga abis pindahan.. dari ukuran petak kamar ke tempat yang lebih layak lagi. masih sederhana, minimal ada tempat buat nerima tamu..

    bismillah.. moga2 bisa nututi VC.. :)

  4. Maaf pak nukman, waktu itu tdk bisa datang. Saya mau kesana setelah http://www.tradeworld.com yang baru launching. spy kita bisa bicarakan langkah selanjutnya. udah lama bgt nih, sampai web developernya pusing.

    Tonton Taufik

  5. selamat pak nukman, kapan virtual go publicnya?

  6. Semakin besar kantor tentunya semakin baik, namun demikian tentunya suasana kerja yang kondusif bagi karyawan lebih penting.
    Yang pasti selamat menempati kantor baru Pak Nukman, perkembangan yang sangat cepat.

  7. Buat saya, sesak seperti itu indah, karena itulah tanda kemajuan bisnis.

    Walah, koq sama ya? Hehehe…

    Ngomong-ngomong, HP sepertinya lupa kirim LaserJet M1522nf MFP ke Jogja buat saya uji cobah :P

  8. Wah…belom dapet chemistrynya nih sama tempat baru…kapan-kapan saya main ya pak!
    I miss the old place actually..

  9. seperti pengusaha sukses lainnya memulai usaha dari garasi rumah.. kalo VC dari gudang … Sepertinya memang harus seperti itu kali ya kalo ingin sukses lebih besar

  10. wah.. pas banget kemarin jumat saya sowan sebentar ke sana..:) cuma nggak sempet lama2..
    lain kali Insya Allah mampir lebih lama.

    Pak, jangan mau kalah sama kantor di bawahnya.. ada agency yg hampir menguasai 1/2 lantai di sana. :D Sekitar 2 tahun lalu saya ke kantor itu, cuma ada 1 ruangan. Kemarin jumat saya ke sana, dia mulai menjajah banyak ruangan di sebelahnya.

  11. om nuli ini pancen oye. Selamat & sukses ya om!

  12. pindahan kantor belum afdol kalo belum ada sukurannya pak. jadi kapan nih? hehehe

  13. Perjalanan 5 tahun yang penuh berkah ya Pak Nukman. Saat ini saya masih berkantor di rumah, mudah2an bentar lagi beringsut ke ruko, setelah itu nyewa 1 ruang di gedung bertingkat..Seterusnya melebar dan melear terus sampai akhirnya punya gedung sendiri…

  14. hehehe, akhirnya HP nya sampe sini juga :-D

  15. hohohoho…
    ituh kantor yang setiap senen kamis ditinggal ke kafe yaaa….

  16. jadi pengen punya kantor sendiri… :D

  17. Selamat atas kantor barunya pak. Bersyukur kemarin saya bisa mampir ke Duren Tiga. Asyik tuh…Sukses buat Virtual Consulting-nya.

  18. Tempat kerja? tergantung orangnya. ada yang seneng bareng meski berdesakan. ada yang pengen menyendiri, merasa enjoy, tak ingin ada orang bersliweran, meskipun tempatnya berjauhan. sulusinya memang IT itu. namun, untuk bisa mengoperasikan SDM nya juga diperbaharui dulu. bagi saya, sempit atau lengang sama aja, yang penting simultan, saling menopang.

  19. welehh… dah pindahh tohhh kantore.. wah jadi gde bgt nih.. bayar parkir jadi murah donk, dibanding yg dulu ;) hehehehe

  20. Kantornya Keren, Sekretarisnya Keren, Pak Nukman sudah ngundang Alex Lampung? Untuk tes Hipnosis..hehehhe salam mampir pak dari Eko di Medan ::IBC Jogja ::

  21. [...] saya temukan juga di posting dari ‘blog selingkuhan’ nya pak Nukman Luthfie yang isinya juga kurang lebih sama. [...]

  22. Salam kenal p. Nukman.

    Pingin comment soal HP nih, taktiknya pakai blogsphere ya?! Soalnya liat “dimana-mana”

    Hehehe….

    Selamat buat kantor barunya. Sukses selalu!

  23. Wow..jadi ngiri. Kapan ya saya bisa punya kantor sendiri yg nyaman?

  24. Pak Nukman, kenapa gak search di google untuk interior kantor pada waktu itu?

    Bisa ketemu situs saya (interiorkantor.com - no.1 di google untuk keyword interior kantor) dan bisa gratis buatin layout yang nyaman untuk kantor bapak. :)

    Selamat deh… atas pindahan ke kantor barunya!

  25. Maaf pa nukman, kl utk kirim atau terima fax dr/ke komputer pake printer ini settingnya gmn ya? sy prnh bisa tp skrg gak bs lg
    thks
    andri

  26. semoga sukses buat kantor barunya..,
    dan terus berkarya..!!

  27. [...] Kantor Kecil atau Besar, Kenyamanan dan Efisiensi Tetap Penting [...]

  28. wah pak nukman lihat situs saya aja http://www.dhasta.co.cc :-)

Leave a Reply

Follow   

Twitter FB Email RSS

Search   


Recent Comments   

Rahmat Miftahul Habib:

Well, good luck, Sir… Nice to hear that.. Hope you will be more successful in the...

budi hadmajaya:

feed burner sdh dicentang pak

omagus:

di tunggu artikel kerennya..!

lukman:

wah sampai ada yang berbentuk surat :D tapi yang modusnya seperti ini pasti sudah ada langkah `mempelajari...

greatponco:

Mantaf Bang….