home
Menulis Itu Gampang

Menulis Itu Gampang: Mulailah Sejak Dini

Posted on March 15, 2008

commentsComment: 30 Comments

Bagi sebagian orang, menulis itu dianggap sebagai kemampuan yang bisa diasah. Bukan sekadar bakat. Bakat kalah dengan latihan keran dan rutin. Maka, kalau ingin bisa gampang menulis, mulailah sejak usia dini. Kebetulan saya mengenal seorang peblog kelas 3 SMP di SMP I Blitar, yang ngeblog sejak tahun lalu. Vandy Rahmat Pradiktya namanya. Banyak blognya. Namun hanya satu yang saat ini jadi blog pujaannya: Vandi165. Angka 165 ia pilih karena terinspirasi oleh ESQWay165 Ary Ginanjar. Saya meminta sudut pandangnya mengenai topik Menulis itu Gampang.

Inilah sudutpandang Vandi yang dipersembahkan khusus untuk Sudutpandang.com.

vandi: Menulis Itu Gampang, Mulailah Sejak Dini

ket.foto: Satu-satunya foto Vandy Rahmat Pradiktya yang beredar di Internet

Blitar, 14 Maret 2008.

Menulis adalah hal yang mudah jika kita memulainya sejak kecil. Biasakan menulis hal hal kecil setiap hari seperti menulis catatan harian setiap hari. Jika sejak kecil kita sudah terbiasa menulis, maka saat kita dewasa nanti menulis merupakan hal yang mudah dan sudah biasa layaknya berbicara dengan orang lain. Jadi mulailah menulis sejak kecil *kalo kamu udah besar ya mulai dari sekarang*.

Cara terbaik untuk mulai menulis menurut versiku adalah dengan membaca. Menurutku, menulis itu berawal dari membaca. Saat kita membaca, maka sebenarnya kita sedang belajar menulis. Sebagian besar ide yang kita tulis pasti berasal dari membaca. Kesimpulannya, agar menulis menjadi lebih mudah, kita harus lebih banyak membaca.

Selain membaca, kita juga harus mencari cara menyampaikan informasi atau style tulisan kita. Membuat style tulisan kita sendiri adalah hal yang sangat sulit, namun jika berhasil, ini adalah jurus yang ces-pleng J. Untuk membuat tulisan yang bagus tidak perlu membuat style kita sendiri *kalo bisa ya gak papa sih malah lebih bagus*. Kita cuma perlu menyatukan style tulisan-tulisan orang lain menjadi sebuah style baru *kan = bikin style baru*. So, Mulai sekarang, bikin style baru !!!

Cara memulai menulis yang paling gampang adalah menulis yang pendek-pendek. Praktek yang paling gampang adalah dengan menulis posting kron di layanan microblogging. Yang bikin gampang, layanan ini membatasi jumlah karakter dalam posting kita hanya 140 karakter. Dengan jumlah yang sedikit itu, kita tidak perlu terlalu banyak mencari ide, sehingga akan lebih mudah untuk belajar menulis. Tulis posting kron sebanyak banyaknya sampai kita merasa kurang tempat untuk menulis. Inilah saat yang tepat untuk berpindah ke blog yang sebenarnya.

Ini tips yang mungkin sebagian orang tidak suka tapi bisa membuat banyak orang tertarik untuk terus membaca. Yaitu menggunakan emoticon. Jika kamu menulis menggunakan text 100%, tulisanmu akan terasa hambar, kecuali style mu memang bagus. Emoticon akan menggambarkan emosimu saat menulis, memberi warna pada tulisanmu, dan menambah “rasa” pada tulisanmu.

Sekarang, mari kita gabungkan keempat tips diatas.

1. Pertama baca referensi untuk hal yang akan kamu tulis. Semakin banyak referensi, semakin berkualitas pula tulisanmu.
2. Lalu, cari beberapa style tulisan yang kamu anggap bagus lalu gabungkan. Buat style mu seunik mungkin namun tetap mudah dipahami *ini contohnya*.
3. Mulai menulis posting-posting kron yang disertai emoticon atau smiley yang sesuai ;) . Semakin lama, tulisanmu akan semakin panjang. Ketika mencapai panjang maksimum, berpindahlah ke layanan blogging yang sebenarnya *bukan kron lagi*.

Tulisan terkait:

Menulis itu Mudah: Menulis itu Bukan Bakat Namun Kompetensi
Menulis itu Gampang: Memberi “Roh” pada Tulisan
Menulis Itu Gampang: Mulailah dengan Blog
Menulis Itu Gampang

Bookmark and Share

30 Responses to “Menulis Itu Gampang: Mulailah Sejak Dini”

  1. [...] yang mau liat postingnya, buka disini Tags: sudut pandang vandy Posted on 15 March 2008 by Vandy Comments: 0 Category: [...]

  2. Cumana mau naya aja pak..
    Apa bapak hedak menjadikan blog ini sebagai provokasi agar orang-orang gemar menulis?
    Tahun lalu resoslusi saya aktif nulis di blog tapi ampe tahun 2008 tetep aja vakum hehe…

  3. Pak, kapan-kapan di post juga, itu si Vandy jumlah dollar dari monetizing blog nya sudah berapa hehehehe…

    Kecil kok. Sejak dua tahun lalu cuma beberapa US$ dan ndak naik-naik Tapi pendapatannya dari jualan pulsa lumayan buat jajan katanya. NL

  4. lah baru tau saya ternyata penulis vandy165.com itu masih anak SMP! :D salut!

  5. hehehe sama sama pandi :oops: salam kenal om :wink:

  6. hebat
    beruntung diusia belia udah pinter nulis dan kenal dengan blog

    tetap nulis dan semangat yah

    salam
    dc

  7. wah kecil-kecil sudah pintar nulis, mau jadi apa nanti kalau sudah gede? :) salut buat vandi

  8. =))

  9. Hidup BLOGGER!!
    Speak less euy…

    Pada keren2, makin asik aja nih jadi blogger. :D

  10. we iks,
    keren jhe.. salut buat loe vand,
    ahirnya gwe tahu bentukmu,
    huh, gitu aja diajak kopdaran kok syulit amat :lol:

  11. kagum saya…..dah smp dah ngeblog, sementara yg kuliahan sama yg dianggap pakar sama org2 yg blm taw jelasnya , pada susah diajakin sharing info alias ngeblog….

  12. Baru tahu klo yg nge-blog masih anak SMP. Hebat. Salut. :)

  13. [...] sempet jalan jalan ke blog baru om nukman, judulnya ” Menulis Itu Gampang: Mulailah Sejak Dini “. Rupanya content postingan ini diisi oleh vandy, seorang siswa SMP. gile…. masih SMP [...]

  14. Anita Puri Says:

    Yups…setuju Pak “agar menulis menjadi lebih mudah, kita harus lebih banyak membaca”. Jadi hasilnya pun akan lebih maks tentunya.Salut juga tuk Vandy :)

  15. Disini Om Nukman sedang gencar untuk memupuk orang2 agar lebih trampil dan gak takut nulis. Agar kita2 bisa bekembang lewat internet.
    Disisi lain gak sedikit orang yg berpandangan negatif tentang internet, see http://www.youtube.com/watch?v=iogp12mm-Io
    Silahkan lihat apa kata Dhani Dewa.

    Aduh2, padahal lagu2nya keren2 lho, sekarang kok jadi benpandangann sempit gitu, meskipun aku suka lagu Dhani tp sayang, saya lebih suka internet. That’s hurt…

    Hanya ingin sharing :D

  16. hmm..mungkin karena masih SMP jadi otaknya masih fresh, blom mikirin beli beras, beli susu anak..dll

  17. menulis tanpa baca, tp cuman dari pengalaman, ada bedanya ngga ya..

  18. ni coment pribadi:

    anu om nukman aku juga bisa ngeblog walaupun umurku 7 tahun dan klas 2 sd :D

    hiii Vakri.
    Wah Vakri sudah bisa ngeblog juga ya. Hebat memang adik Vandi ini.

  19. sebenernya nulis paling gampang ituh adalah ketika kita nulis kayak kita ngomong.

  20. Kalau untuk menulis pendek-pendek sih gak terlalu sulit tapi kalu agak panjang bagaimana supaya orang tertarik untuk membacanya apalagi untuk topik yang bukan bidang kita

  21. wah salute dah wat Vandi…hmmm perlu belajar banyak nih saya…!

  22. kawan saya ngeblog sejak 10 tahun. saya ngeblog sejak 14 tahun. sekarang banyak orang 13 tahun yang ngeblog.

    yaaa
    meski tulisannya & bahasanya gak baku bin teratur sih. maklum tendensi untuk bercanda lewat tulisan di blog selalu ada :B

  23. hii aku vakri adiknya mas vandi itu lho yang fotonya ada di atas!:D yang ikut indonesia bootcamp 2008 itu lho peserta yang paling kecil

  24. Waduh, lama ngga dikunjungi … ada link baru ya?Boleh juga…isinya.. Pandangannya tuh …, maksudnya mata disudut ….. sudut-sudut dari mata ke mata.

  25. weleh…saya aja baru mulai ngetik di komputer pas SMA kelas 3. kenalan ama komp kelas 1 SMA. itu pun dikenalin ama temen. :D

  26. salut buat Vandy Rahmat Pradiktya, kecil-kecil tapi udah bisa mengekspresikan dirinya.

  27. saya punya referensi lain pak,
    ini jg kecil2 udha pinter nulis

    http://www.fathia27rhm.multiply.com

    :)

  28. Memang menulis pendek itu penting buat blogger. Dan itu bisa dilatih kok. Saya juga pernah nulis tentang: Menulis Pendek2 Aja. Memang menulis mengasikkan.

  29. muhammad imron Says:

    Boleh juga tulisan tentang menulis itu gampang dengan cara menulis lebih dini. nah kalau udah terlanjur gede ya, menulis aja sekarang, terus dan terus menulis, pasti lama-lama bisa, coba aja dech……..

  30. Syukur deh buat Vandy. Masih muda sudah berprestasi, padahal aku dari dulu hingga usia 40 th sekarang tulisan yang diterima hanya skripsiku dan beberapa celotehanku di mading kampusku, tak seorang/ mas media pun yang menrima tulisanku. Dulu waktu aku kuliah pernah di bimbing Pak Pamusuk NST editor gramedia yang brilian, eh tetep aja tak ada yang mau menerima/ membaca tulisanku. hee..gak putus asa sih. masih terus mencoba.

Leave a Reply

Follow   

Twitter FB Email RSS

Search   


Recent Comments   

Kreshna Aditya:

Wowww, nggak nyangka masih banyak aja yg salah kaprah soal homeschooling. Padahal kalo mau googling...

Firman:

FB merupakan sarana promosi termurah dan terukur untuk produk-produk UKM seperti http://taskertas.com dengan...

firman:

pilih sekolah formal, setuju dengan comment di atas..

firman:

orang yang bijaksana mengerti apa yang akan dilakukan dan akibatnya nanti.

ikhsan:

saya juga termasuk korban facebook, akun saya ada yang ngebajak dan bikin status yang nggak sopan...